Tradisi Keluargaku – Sarapan Akhir Pekan

Ngebayangin anakku ABG nanti (sekarang sih masih 4 tahun), ditambah ‘nature of’ kerjaan suami yang biasa pulang malam, ditambah lagi acara keluarga, undangan, dan macam-macam, aku merasa perlu mempersiapkan strategi untuk membina komunikasi antara orangtua dan anak.

Salah satu yang aku pernah bincangkan dengan suami, aku maunya “nanti” semua anggota keluarga (suamiku, aku dan anakku) harus meluangkan waktu untuk makan bersama setiap akhir minggu. Gak peduli apa kondisi dan alasannya, tapi semua haru bisa meluangkan waktu paling tidak 1 jam untuk makan bersama .

Tidak perlu menunggu anakku jadi ABG, suamiku memang sudah sering pulang malam ditambah keluar kota. Ternyata juga, karena anakku masih punya jadwal yang teratur, kami semua bangun sekitar jam 6 pagi di akhir minggu. Bosan sarapan roti setiap hari, kami mulai mencari tempat-tempat untuk sarapan sarapan. Jadilah kami sekarang punya tradisi keluarga “sarapan di akhir pekan”  :-)

 

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s